Jalin Mas https://jurnalhamfara.ac.id/index.php/jm <p>Jurnal JalinMas untuk mempublikasikan konsep pemikiran dan hasil penelitian bersifat library research atau empirical research karya akademisi, peneliti ataupun praktisi dengan tema yang berkaitan dengan pemberdayaan, kolaborasi, sinergi dan pengabdian masyarakat. Jurnal JalinMas berkala setiap awal bulan Februari dan Agustus berkat kolaborasi Bidang Kerjasama dan P3M Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Hamfara Yogyakarta</p> id-ID jalinmasham@gmail.com (Ir. Sugeng Nugroho Hadi) skbhamfara@gmail.com (salihah khairawati) Fri, 07 Aug 2026 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Peningkatan Kesadaran Santri Tentang Bahaya LGBT Melalui Edukasi Interaktif di Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Putri https://jurnalhamfara.ac.id/index.php/jm/article/view/891 <p>Program pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Putri bertujuan meningkatkan pemahaman santri tentang bahaya LGBT dari perspektif agama, sosial, dan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan presentasi dengan melibatkan 170 santri Madrasah Aliyah pada 10 Agustus 2025. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran santri terkait pencegahan perilaku menyimpang di lingkungan pesantren. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pencegahan LGBT sekaligus memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan pesantren dalam membina generasi berilmu dan berakhlak mulia.</p> Rita Widya Hak Cipta (c) 2026 Jalin Mas https://jurnalhamfara.ac.id/index.php/jm/article/view/891 Tue, 25 Aug 2026 00:32:47 +0700 Analisis Budaya Lokal Sebagai Katalis Pengembangan Minat Bakat Anak Usia Sekolah Dasar https://jurnalhamfara.ac.id/index.php/jm/article/view/938 <p>Penelitian ini mengkaji peran budaya lokal dalam pengembangan minat dan bakat anak, dengan identifikasi faktor pendukung dan penghambat terkait nilai budaya dan lingkungan sekitar. Latar belakang budaya memberikan dampak terhadap ekspresi dan pengakuan keragaman bakat anak, baik yang selaras maupun yang berbeda dengan tradisi lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis interaksi antara budaya dan pengembangan bakat melalui persepsi pemahaman orang tua dalam terhadap pengembangan potensi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal menjadi katalis efektif ketika terdapat keselarasan dengan bakat anak. Budaya lokal tidak bekerja secara langsung terhadap perkembangan bakat, melainkan melalui serangkaian mekanisme sosial dan kultural yang memperkuat aktualisasi potensi anak. Nilai-nilai budaya dalam keluarga memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter, disiplin, tekun, dan rasa percaya diri. Efektivitas budaya lokal sebagai katalis dipengaruhi oleh keterbukaan masyarakat terhadap keberagaman potensi. Inklusivitas dalam bingkai budaya mampu menciptakan ekosistem yang mendukung berkembangnya berbagai jenis bakat tanpa harus terikat pada satu identitas budaya tertentu. Temuan ini menegaskan urgensi dukungan keluarga dan lingkungan, dalam penyediaan wadah pengembangan bakat.</p> <p>&nbsp;</p> Anang Amiruddin Nugroho Hak Cipta (c) 2026 Jalin Mas https://jurnalhamfara.ac.id/index.php/jm/article/view/938 Mon, 24 Aug 2026 23:40:14 +0700 Peningkatan Literasi Permodalan Syariah Berbasis Syirkah Melalui Forum Diskusi Akademik Bersama HIPMI Syariah Yogyakarta https://jurnalhamfara.ac.id/index.php/jm/article/view/1046 <p><span data-contrast="auto">UMKM memiliki kontribusi strategis terhadap perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam memperoleh akses permodalan. Di sisi lain, meningkatnya kesadaran masyarakat Muslim terhadap transaksi yang sesuai syariah mendorong kebutuhan akan model pembiayaan yang tidak hanya bebas riba, tetapi juga mencerminkan prinsip keadilan dan kemitraan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui program KKN x Advance Management Entrepreneur Leadership Training (A-MELT) dengan tujuan meningkatkan literasi permodalan syariah dan menggali pandangan praktisi bisnis mengenai implementasi konsep syirkah dalam dunia usaha. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk presentasi, diskusi, dan sharing session bersama anggota HIPMI Syariah Yogyakarta. Peserta kegiatan terdiri atas 10 mahasiswa, 2 dosen pembimbing, 1 pembina program, dan 4 anggota HIPMI Syariah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para praktisi bisnis memandang syirkah sebagai konsep yang ideal karena mengedepankan prinsip kemitraan dan pembagian risiko. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain persepsi bahwa pembiayaan syariah lebih mahal, rendahnya literasi investor dan pengusaha mengenai mekanisme risk sharing, serta dominasi pertimbangan praktis dalam pengambilan keputusan bisnis. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi syariah memerlukan pendekatan yang lebih inklusif melalui pembangunan ekosistem yang melibatkan edukasi, pendampingan, dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.&nbsp;</span><span data-ccp-props="{&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559685&quot;:-5}">&nbsp;</span></p> <p><strong><span data-contrast="auto">Kata Kunci:</span></strong><span data-contrast="auto"> Syirkah, UMKM, Pembiayaan Syariah, Pengabdian Masyarakat, HIPMI Syariah</span></p> Fasya, Fenni, Bella, Nadhirah, Fikri, Ridho, Yahya, Fajar, Rozan, Nuhbatul Basyariah Fikri Hak Cipta (c) 2026 Jalin Mas https://jurnalhamfara.ac.id/index.php/jm/article/view/1046 Wed, 26 Aug 2026 00:00:00 +0700 Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Bernilai Ekonomi https://jurnalhamfara.ac.id/index.php/jm/article/view/1049 <p>Pertambahan jumlah penduduk dan tingginya aktivitas rumah tangga berdampak langsung pada peningkatan volume sampah, khususnya sampah organik. Pengelolaan sampah yang kurang optimal seringkali menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi pengelolaan sampah dengan melatih masyarakat&nbsp;&nbsp; Warga RT 27 RW 14 Dero Condongcatur Depok Sleman yang bernaung dalam kelompok ibu-ibu PKK RT 27 RW 14&nbsp; Dero Condongcatur Depok Sleman untuk&nbsp; mulai mengolah limbah organik rumah tangga menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan praktik pembuatan POC, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik secara mandiri. Selain menyelesaikan masalah lingkungan, produksi POC ini berpotensi menjadi produk bernilai ekonomis yang dapat mendukung penerapan sistem pertanian terpadu di lingkup rumah tangga maupun skala yang lebih luas.</p> Hery Sasono Hak Cipta (c) 2026 Jalin Mas https://jurnalhamfara.ac.id/index.php/jm/article/view/1049 Wed, 26 Aug 2026 00:00:00 +0700