ANALISIS KESEJAHTERAAN BURUH: KRITIK ATAS PARADIGMA KAPITALISME DAN REKONSTRUKSI SOLUSI MENURUT PANDANGAN SISTEM EKONOMI ISLAM

  • Muhammad Abyan Praha Purnawan Manajemen Bisnis Syariah, STEI Hamfara, Yogyakarta
  • Mu'tashim Billah Murtadlo Manajemen Bisnis Syariah, STEI Hamfara, Yogyakarta

Abstract

Persoalan perburuhan sering kali didekati secara teknis-matematis, sehingga mengabaikan dimensi kemanusiaan para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar masalah perburuhan melalui komparasi antara sistem ekonomi Kapitalisme dan sistem ekonomi Islam dengan pendekatan yang memanusiakan pekerja. Menggunakan metode deskriptif-analitis berbasis studi literatur kontemporer dan kitab-kitab tsaqofah Islam, penelitian ini menemukan bahwa regulasi ketenagakerjaan dalam sistem Kapitalisme cenderung mereduksi posisi buruh menjadi sekadar faktor produksi demi efisiensi modal. Akibatnya, pemenuhan hak-hak dasar buruh sering terabaikan. Sebaliknya, Islam menawarkan rekonstruksi struktural melalui penegakan akad ijarah yang adil, redefinisi fungsi negara sebagai penanggung jawab kesejahteraan publik (raa’in), serta pengalihan fokus ekonomi ke sektor riil. Artikel ini menyimpulkan bahwa jaminan kesejahteraan dan martabat buruh secara berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui transformasi sistemik menuju implementasi ekonomi Islam secara menyeluruh (kaffah).

Published
2026-05-28