MODEL FISCAL RESILIENCE UMAR BIN KHATTAB DALAM MENGHADAPI GUNCANGAN EKONOMI: PELAJARAN BAGI KETAHANAN FISKAL INDONESIA

Abstrak

Ketidakpastian ekonomi global menuntut arsitektur fiskal yang tangguh terhadap guncangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi celah struktural dalam ketahanan fiskal Indonesia kontemporer dengan merekonstruksi model fiscal resilience yang diterapkan Khalifah Umar bin Khattab, khususnya saat menghadapi guncangan hebat tahun ramadah. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis dokumen historis, penelitian ini melakukan triangulasi antara teks ekonomi Islam klasik dengan data sekunder postur APBN Indonesia periode krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Umar bertumpu pada tiga pilar utama: diversifikasi basis pajak sektor riil, akumulasi kas surplus jangka panjang, serta fleksibilitas transfer fiskal antar-regional secara instan. Sebaliknya, ketahanan fiskal Indonesia ditemukan memiliki kerentanan struktural, dicirikan oleh ketergantungan ekstrem pada instrumen utang baru sebagai shock absorber utama (pembiayaan utang melonjak hampir 300% pada krisis 2020), jebakan penerimaan komoditas, dan kekakuan birokrasi transfer daerah. Penelitian ini merekomendasikan reformasi struktural bagi pembuat kebijakan keuangan Indonesia untuk mengadopsi prinsip kedisplinan surplus masa lalu sebagai bantalan fiskal sejati guna mengurangi ketergantungan utang sistemik.

Diterbitkan
2026-07-02