KRITIK IDEOLOGIS TERHADAP KOMERSIALISASI FILANTROPI ISLAM DI ERA NEOLIBERALISME

Isi Artikel Utama

Rita Widya
Meti Astuti

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji fenomena komersialisasi filantropi Islam di era neoliberalisme serta menganalisis dampak ideologisnya terhadap makna dan orientasi filantropi Islam. Komersialisasi dimaknai sebagai kecenderungan lembaga-lembaga filantropi Islam mengadopsi logika bisnis dan pola pikir pasar dalam pengelolaan dana sosial keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis kritis ideologis berbasis prinsip maqasid al-shari'ah dan keadilan sosial Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik komersialisasi filantropi, meskipun dapat meningkatkan efisiensi, berpotensi menggeser makna filantropi Islam dari ibadah dan solidaritas sosial menjadi aktivitas transaksional yang sarat dengan kepentingan citra dan kompetisi pasar. Selain itu, terdapat risiko tereduksinya dimensi keadilan sosial dan munculnya reproduksi ketimpangan struktural yang justru bertentangan dengan tujuan dasar filantropi dalam Islam. Artikel ini menyimpulkan bahwa diperlukan reposisi orientasi filantropi Islam agar tetap profesional dalam pengelolaan, namun tidak kehilangan ruh sosial, spiritual, dan ideologisnya.

Rincian Artikel

Bagian
Articles